
Anak-Anak Sekolah Minggu Berdoa Untuk Sumatra
Tanggal 15 Maret 2025 lalu menjadi suatu tanggal yang akan diingat oleh anak-anak sekolah minggu Wilayah Tomohon Sentrum. Bagaimana tidak, dalam kegiatan Children Bible Translation Explore (CBTE) yang digagas Pusat Penerjemahan Alkitab, mereka semakin diperkenalkan dengan dunia pelayanan misi dan keadaan suku-suku terabaikan yang belum memiliki Alkitab dalam bahasanya sendiri.
Bahkan, para generasi masa depan GMIM itu turut berdoa untuk suku-suku terabaikan yang belum mendengar Injil. Pnt. Susan Poluan, salah satu guru sekolah minggu yang menghadiri CBTE, mengakui besarnya manfaat kegiatan ini. “Kegiatan CBTE di Jemaat Kuranga Wilayah Tomohon Sentrum tentang doa itu bagus.
Karena ini melatih anak-anak sekolah minggu bahkan juga guru-guru sekolah minggu untuk saling mendoakan Bukan hanya berdoa untuk pelayanan penerjemahan Alkitab tetapi saling mendoakan dalam berbagai hal,” tulisnya dalam pesan WhatsApp.
Anak-anak mengangkat lilinnya sambil berdoa bagi suku-suku terabaikan di Sumatera. Mereka bahkan membawa pulang kartu-kartu doa yang dibagikan agar dapat mereka tetap dapat mendoakan suku-suku itu di rumah.Kita pun perlu mendoakan anak-anak ini. Jika Tuhan berkenan, di masa depan nanti ada dari anak-anak ini yang menjadi misionaris dari Tomohon untuk suku terabaikan di luar sana. Jika demikian, maka kita tidak perlu terlalu terkejut.